Protokol Kesehatan di Luar dan di Dalam Rumah

by Admin, Posted on: 08 Jun 2021, 09:01 - Comments. - 29 Views.


Meski program vaksinsinasi COVID-19 telah berjalan, Bunda dan keluarga tetap harus disiplin melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penularan virus Corona. Protokol kesehatan ini tidak hanya harus diterapkan di luar rumah, tapi juga di dalam rumah.

Adaptasi kebiasaan baru atau AKB memang memperbolehkan setiap orang melakukan aktivitas seperti biasa. Sayangnya, masih banyak orang yang abai dan tidak melakukan protokol kesehatan, padahal pandemi COVID-19 belum usai. Alhasil, beberapa rumah sakit masih dipenuhi oleh pasien infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan ini.

Terapkan Protokol Kesehatan Saat Berada di Luar Rumah

Terus-menerus berada di rumah saja memang bisa membuat bosan. Sesekali keluar rumah boleh-boleh saja, kok, Bun. Namun, pastikan Bunda dan keluarga menerapkan protokol kesehatan, ya.

Berikut adalah protokol kesehatan yang harus dilakukan ketika berada di luar rumah:

1. Selalu kenakan masker

Saat Bunda dan keluarga berada di luar rumah, jangan lupa untuk selalu memakai masker. Tak harus masker medis, masker kain pun bisa. Namun, pastikan penggunaannya mengikuti standar kesehatan, ya. Hal ini juga berlaku untuk anak-anaklho.

Di tempat yang ramai dan sulit untuk melakukan jaga jarak, masker kain dapat digunakan sebagai bagian dari masker dobel, yaitu kombinasi antara masker bedah (bagian dalam) dan masker kain 3 lapis (bagian luar).

Penggunaan masker ketika di luar rumah adalah suatu kewajiban di tengah pandemi seperti saat ini. Walaupun Bunda dan keluarga tidak berada di tempat tertutup yang dipenuhi orang banyak, upayakan untuk tidak melepaskan masker, karena kita tidak tahu siapa saja yang membawa virus Corona.

2. Jangan menyentuh benda-benda di tempat umum

Kendati tempat yang Bunda dan keluarga kunjungi sedang sepi, alangkah baiknya untuk tidak sering menyentuh benda-benda di tempat umum karena dikhawatirkan benda tersebut telah terpapar virus Corona.

Pasalnya, jika kalian memegang benda yang terkontaminasi, kemudian menyentuh area wajah tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, risiko untuk terjangkit COVID-19 akan lebih besar.

3. Selalu jaga jarak

Pastikan untuk selalu menjaga jarak atau physical distancing sejauh 1–2 meter dengan orang lain ketika berada di luar rumah, seperti di restoran, pusat kebugaran, atau kolam renang. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan Bunda dan keluarga dari paparan virus Corona ketika orang lain bersin, batuk, atau meludah di dekat kalian.

4. Jaga kebersihan diri dan anggota keluarga dengan baik

Bawa selalu hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60% alkohol ke mana pun Bunda dan keluarga pergi. Bila perlu, berikan setiap anggota keluarga 1 hand sanitizer untuk dibawa ke mana-mana. Ini sangat berguna untuk membersihkan tangan ketika air dan sabun tidak tersedia.

Protokol Kesehatan di Dalam Rumah Usai Beraktivitas

Menjaga kebersihan tidak hanya berlaku di luar rumah. Sesampainya di rumah setelah berpergian, Bunda perlu membuat peraturan untuk segera mandi yang berlaku untuk semua anggota keluarga, tanpa terkecuali.

Bila perlu, sediakan keranjang pakaian khusus baju dan masker yang dipakai bepergian, agar kuman tidak menempel di pakaian kotor lainnya. Jika memungkinkan, langsung cuci masker dan pakaian yang habis dipakai bepergian.

Ketika mandi, jangan lupa untuk keramas dan menyabuni setiap bagian tubuh, ya. Untuk melindungi keluarga dari segala macam bakteri yang ada di luar rumah, pilihlah sabun yang mengandung bahan antibakteri, seperti IPMP dan sanisol. Kedua kandungan sabun mandi antibakteri ini efektif mengusir kuman dan membuat kulit tetap sehat dan bersih dari kuman.

Selain itu, bersihkan juga barang-barang yang dibawa keluar rumah, misalnya tas, dompet, atau handphone. Bunda juga perlu mengingatkan anggota keluarga agar hal ini tidak mereka lewatkan.

Penularan virus Corona bisa terjadi pada siapa saja dan di mana saja. Oleh karena itu, selalu terapkan protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan untuk melindungi diri dan keluarga.

Setelah mendapatkan vaksin COVID-19, mungkin ada yang merasa bahwa dirinya aman sepenuhnya terhadap penyakit tersebut, padahal hal ini tidak benar. Hal ini dinamakan efek Peltzman. Walau telah mendapatkan vaksin COVID-19, Anda tetap perlu menjalani protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus Corona.

Bila Bunda atau anggota keluarga mengalami gejala COVID-19, seperti batuk, demam, dan pilek, yang disertai lemas dan sesak napas setelah bepergian, segera lakukan isolasi mandiri dan hubungi hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut.

Untuk memeriksa apakah kondisi Bunda atau anggota keluarga berisiko untuk terkena COVID-19, Bunda bisa menggunakan fitur cek risiko COVID-19 di ALODOKTER. Agar lebih jelas, Bunda juga bisa berkonsultasi dengan dokter melalui chat di aplikasi ALODOKTER.

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2021

Ditinjau oleh: dr. Meva Nareza

 

sumber : https://www.alodokter.com/